Merokok merupakan aktivitas yang biasa dilakukan oleh kaum adam namun
tidak berarti kaum hawa tidak ada yang meroko. Bukan rahasia umum lagi
bahwa merokok itu berbahaya. Mulai dari anak-anak sampai orang tua tau
bahaya merokok karena memang sudah di tulis pada bungkusan rokok
tersebut. Disini saya tidak akan membahas mengenai bahaya rokok karena
sudah terlalu banyak orang yang mengetahui tentang itu.
Perokok bisa dibagi menjadi dua yakni perokok aktif dan perokok
pasif. Perokok aktif adalah orang yang secara langsung menghisap rokok
sedangkang perokok pasif adalah orang yang menghirup asap dari rokok
yang dihisap oleh perokok aktif.
Saya pernah bertanya kepada kepada
teman-teman saya serta orang yang saya kenal mengapa mereka merokok
padahal sudah tahu kalau rook itu berbahaya. Ada yang menjawa karena
sekedar coba-coba dan akhirnya ketagihan, ada yang menjawab kalau tidak
merokok itu tandanya tidak jantan, ada yang menjawab karena ikut-ikutan
teman, ada yang menjawab kalau tidak merokok mereka tidak kuat bekerja
dan jawaban-jawaban lainnya.
Memang kita tidak bisa melarang orang untuk tidak merokok karena
merokok adalah hak setiap orang sebagai manusia merdeka. Tapi apakah
perokok tahu dan sadar bahwa orang yang tidak merokok juga berhak untuk
menghirup udara yang bersih ??? itulah yang harus kita pertanyakan,
berdasarkan penelitian perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok
aktif. Oleh dari itu seharusnya pemerintah mengatur dan menangani
masalah ini agar orang yang tidak merokok bisa bebas untuk menghirup
udara bersih tanpa racun berbahaya yang di sebarkan oleh perokok.
Bukankah pelanggar HAM itu harus dihukum ??? mungkin menghukum
sangatlah keterlaluan. Sebaiknya para perokok sadar diri jika ingin
merokok sebaiknya jangan di tempat umum yang ramai dengan orang yang
lalu-lalang. Dan saya mendukung MUI mengharamkan rokok karena rokok itu
membawa penyakit dan berbahaya. Dan sesuatu yang membawa penyakit itu
hukumnya haram.
Semoga perokok mulai sadar dan mencoba untuk berhenti merokok sedikit
demi sedikit. Saya sudah mengalami dua kejadian dimana merokok itu
sangat membahayakan bagi kesehatan kita. Om saya meninggal karena
serangan jantung ketika ia bekerja di sawah sedangkan guru saya harus
berobat mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mengobati
paru-parunya yang sudah rusak akibat rokok.
Semoga tulisan dapat menyadarkan para perokok diluar sana . satu
pesan dari saya ,” yang terkena bahanyanya bukan saja anda yang merokok
tapi kami yang tidak merokok merasakan dampaknya dan kami juga punya hak
untuk menghirup udara bersih.”


Posting Komentar