Saya tidak tahu kenapa tapi menurut saya di indonesia demo
itu adalah hal yg wajar, ketika ada kebijakan pemerintah yang menurut sebagian
banyak orang tidak menguntungkan orang banyak maka yang kebanyakan orang-orang
lakukan adalah “berdemo”. Entah ini memang lagi trend atau memang sudah menjadi
kebudayaan kita. Namun banyak hal yang membuat saya tidak setuju dengan demo. Yang
utama adalah tindakan anarkis yang sering di lakukan oleh para demosntran,
menurut saya pribadi hal inilah yang membuat demo menjadi cara yang kurang “elegan”
dan terlihat “tidak berpendidikan”, kenapa saya mengatakan demikian karena
banyak sekali demonstran yang merusak,menghancurkan fasilitas umum, mengganggu
kelancaran lalu lintas, menyebabkan macet, bahkan ada yang merusak motor atau
mobil orang-orang yang tidak bersalah, yeah sounds
really bad way to solve a problem.
Bagi saya pribadi ketika anda ingin menyelesaikan masalah
demo bukan hanya satu-satunya pilihan, buat apa anda turun ke jalan,
teriak-teriak, bakar2 mobil/motor/ban yang mungkin saja suara anda itu tidak di
perhatikan kalangan yang bersangkutan, mending anda menulis sebuah artikel di
koran atau melakukan seuatu gerakan komunitas yang positif untuk menyelesaikan
permsalahan tersebut.
Untuk contoh ada demo tentang korupsi dan bla bla bla,
kenapa kita sebagai anak muda berfokus pada prestasi, belajar yang giat
sehingga bisa memberikan suatu pada negara,, meskipun kita tidak bisa
menghalangi orang untuk korupsi secara langsung tapi kita bisa membuat generasi
berikutnya lebih baik dan tidak korupsi seperti generasi sekarang. Karena pada
dasarnya kitalah yang akan menempati kursi-kursi penting di pemerintahan
selanjutnya. Bahkan saya sempet berfikir bahwa “mereka yang sekarang melakukan
korupsi sekarang ini dulunya juga berdemo anti korupsi”. Kenapa kita tidak
fokus saja memperbaiki moral kita sendiri karena permasalah utama kita adalaha
moral atau mental kita sebagai bangsa indonesia, orang indonesia itu pintar,
kita punya banyak kekayaaan alam namun moral bangsa kita lah yang harus kita
perbaiki agar kita tidak menghancurkan bangsa sendiri di kemuadian hari.
Saya pribadi tidak pernah ikut demo, saya lebih suka ikut
kegiatan sosial dan menciptakan gerakan baru untuk mengatasi permasalahan
indonesia, saya ikut organisasi yang bernama AIESEC dan di oragnisasi ini saya
membuat project tentang HIV AIDS, Lingkungan,Pendidikan, Kemiskinan, anaka-anak
dan juga kebudayaan yang bahkan melalui project ini saya bisa mengedukasi lebih
dari 5.000 siswa dan mahasiswa yang ada di semarang. Menurut saya dengan cara
ini saya bisa memberikan kontribusi nyata kepada indonesia tercinta, bukan
hanya orasi yang dapat merugikan orang lain dan hasilnya belum tentu merubah
indonesia, selain itu saya bosa untuk complain,itu
merupakan hal yang menurut saya paling tidak berguna, indonesia butuh orang
dengan aksi nyata dan dengan visi yang membangun sehingga di kemudian hari
indonesia bisa menjadi bangsa yang bisa di banggakan, bersaing dan di segani di
dunia ini. SEMANGAT PEMUDA PEMUDI INDONESIA !!

